Belajar Melakukan Sesuatu Karena Untuk Anda Bukan Untuk Orang Lain

Belajar Melakukan Sesuatu Karena Untuk Anda Bukan Untuk Orang Lain

Menjadi seseorang yang diharapkan adalah hal yang baik. Tapi ini tergantung pada orangnya kembali. Ada yang senang jika ada orang yakin dan percaya padanya, ada orang yang menaruh harapan besar padanya. Sehingga itu bisa menjadi motivasi baginya untuk melakukan lebih baik lagi. Ada yang tidak ingin. Karena merasa dengan seseorang menaruh harapan besar padanya, dia merasa itu sebagai beban. Sebuah beban moral, sehingga membuatnya takut untuk melakukan ini itu, takut mengecewakan.

Belajar Melakukan Sesuatu Karena Untuk Anda Bukan Untuk Orang Lain

Semua berasal dari sudut pandang. Bagaimana kalian mengartikan dan memandang hal itu. Saat anda mulai tumbuh dewasa dan bisa semakin bijak, anda akan menerima itu. Sehingga bisa menjadikannya motivasi untuk anda melakukan lebih baik. Tapi, tidak membuatnya beban pada anda sehingga anda akan berpikir melakukan yang terbaik untuk orang tersebut. Karena pada akhirnya apa pun yang kita lakukan di dunia ini, baik hasilnya buruk maupun memuaskan, yang akan menikmati hasil itu adalah diri anda sendiri. Semua itu untuk anda sendiri.

Jika ada orang lain yang turut bangga dan bahagia akan hal dan pencapaianmu. Itu adalah sebuah bonus. Belajarah mulai sekarang melakukan sesuatu apa pun itu ya untuk diri anda. Untuk kebaikkan anda, untuk masa depan anda. Sehingga anda akan melakukannya dengan sungguh-sungguh, dan tanpa beban. Karena sekali kita memiliki tujuan dan itu hanyalah karena untuk menyenangkan hati orang lain, atau pihak yang lain, saat anda tidak mencapai hal itu, atau hasilnya tidak sesuai ekspektasi, akan ada rasa kecewa dan penyesalan di diri anda.

Yang dimana sebenarnya anda tidak perlu merasakannya. Jadi perlahan ubah mindset anda. Memang baik jika anda memiliki niat membahagiakan orang lain. Tapi masih ada cara lain untuk menyenangkan hati orang lain. Dengan anda berbuat baik, dan sopan kepada orang tersebut pun itu sudah membuat orang lain bahagia. Jadi janganlah terlalu push diri anda untuk selalu menyenangkan hati orang lain. Senangkan diri anda dulu baru senangkan hati orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *