Luar Biasa Kasih Sayang Orang Tua Pada Anak Tidak Pernah Terhingga

Luar Biasa Kasih Sayang Orang Tua Pada Anak Tidak Pernah Terhingga

Beberapa orang berharap agar saat dia semakin tua nanti, saat dia sudah mulai masuk usia pensiun, usia dimana dia harusnya sudah bisa menikmati apa yang dia usahakan selama ini. Bisa menikmati hari tua nya, dengan bersama orang-orang yang dicintainya. Dengan melakukan hobi-hobi yang dia ingin lakukan. Melakukan hobi yang sudah lama dia ingin lakukan. Tapi kadang itu susah terwujud, karena masih ada pekerjaan yang belum bisa tinggalkan.

Luar Biasa Kasih Sayang Orang Tua Pada Anak Tidak Pernah Terhingga

Beberapa orang tua berharap saat dia tua nanti, sudah bisa beristirahat, sudah bisa bersantai. Menikmati masa tua. Tapi kadang itu masih tidak bisa karena harus mengurus anak-anaknya. Kadang ada beberapa anak yang masih sulit di atur. Biasanya saat memiliki beberapa orang anak. Semua memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada yang penurut, mudah di arahkan. Ada yang di bilang sekali sudah bisa mengerti. Dan bahkan dewasa dalam bertindak. Sehingga orang tua tidak membutuhkan effort lebih dalam mengurusnya. Atau mendidiknya.

Tidak perlu effort lebih dalam memberitahukannya setiap saat. Tapi ada juga anak yang bandel, keras kepala. Kadang harus di bilang berulang-ulang baru dia bisa nurut. Ada yang bahkan tidak bisa nurut. Harus merasakan batunya dulu baru mengerti oh iya dia salah. Ada yang bahkan sudah diberikan berbagai macam cara untuk menasehatinya tapi dia tetap tidak bisa nurut. Tidak bisa mengerti maksud orang tua. Ingin dengan caranya sendiri. Sehingga saat dia mengikuti dengan caranya sendiri, malah berantakan dan pada ujung-ujungnya akan balik pada orang tua untuk meminta bantuan. Sehingga keinginan orang tua untuk bisa menikmati hari tua nya tertunda.

Tapi orang tua tidak masalah akan itu. Dia akan tetap akan membantu anaknya, tetap akan mensupport dan mengarahkan anaknya. Karena itu lah orang tua, kasih sayangnya sepanjang jalan. Orang tua meskipun sudah sekesal apa pun pada anak, tapi akan tetap membuka tangannya, pintu rumahnya, untuk anaknya. Kapanpun itu. Sehingga orang tua akan sangat khawatir jika anaknya kenapa-napa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *