Memahami Kapasitas Dan Toleransi Setiap Orang yang Berbeda

Setiap orang pasti memiliki masalah. Baik itu masalah soal dalam dirinya, masalah keluarga, masalah di lingkungan kerja, sekolah, atau dengan pacar dan teman. Secara, manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial, sehingga pasti akan memiliki masalah. Terlepas dari itu semua, setiap orang memiliki cara berbeda dalam menanggapi masalah mereka. Ada yang bisa menghandle dengan baik, ada yang bisa menutupi masalahnya dengan baik, dengan senyumnya sehingga ia tampak selalu ceria. Ada juga yang suka mengumbar-umbar masalahnya.

Menilai Diri Sendiri Dulu Baru Menilai Orang

Sebelum kita menjudge seseorang, kita harus berpikir pada diri sendiri dulu. Sebaiknya kita mengenal dulu diri kita seperti apa, jika kita sudah mengetahui lebih dan kurang diri kita. Jika kita sudah tahu, menilai diri kita, baru kalian terapkan pada orang lain. Kadang menilai orang lebih mudah daripada menilai diri sendiri. Karena menilai orang kita tinggal melihatnya dan mengidentifikasi. Sedangkan untuk menilai diri sendiri, kita harus rewind dulu apa saja pencapaian kita, apa saja usaha kita, dan kita harus bersikap adil dalam menilai diri kita. Kadang kita terlalu banyak denial tentangn kurang kita, sehingga kita selalu ada alasan untuk meloloskan diri dari kesalahan, atau kurang kita. Ini yang bahaya. Jadi sebelum kalian mempraktekan kepada orang lain, praktekan dulu di diri sendiri.

Setiap Orang Memiliki Kapasitas Berbeda-Berbeda

Seperti layaknya tupperware. Ada berbagai macam. Ada yang kotak, bulat, persegi, persegi panjang. Dan ada yang bertingkat, ada yang kecil, ada yang tinggi, sangat beragam. Begitupun dengan manusia. Setiap orang memiliki kapasitas yang berbeda-beda. Jadi jangan pernah membandingkan masalahmu dengan nya atau masalah dia dengan orang lain. Kadang masalah yang serupa tapi berat dari masalah berbeda. Seperti batu. ada dua jenis batu dengan ukuran yang sama, tapi yang satunya batu apung. Otomatis lebih ringan dong. tapi besarnya sama. Itu juga masalah dari setiap orang. Jadi jangan pernah meremehkan masalah setiap orang. Setiap orang punya kapasitas dan porsinya masing-masing. Urus aja dulu porsi kita. Jika sudah, barulah bantu yang lain. Jika tidak bisa membantu, setidaknya jangan menambah bebannya. Itu tidak baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *