Tidak Harus Mengikuti Tradisi Kelompok Untuk Bisa Diterima Dan Menjadi Asik

Tidak Harus Mengikuti Tradisi Kelompok Untuk Bisa Diterima Dan Menjadi Asik

Di antara kita pasti memiliki teman nongkrong. Dan mungkin di antara kita memiliki beberapa tempat nongkrong. Dimana tidak semua tempat nongkrong ada orang yang sama. Apalagi kita yang sudah di tahap atau fase dalam bekerja. Kita sudah melewati banyak momen, banyak kejadian. Sehingga kita sudah banyak bertemu dengan orang-orang. Sehingga akan ada kelompok-kelompok pertemanan yang tercipta. Misalnya kelompok teman jaman SD, SMP, SMA, masa kuliah, dan teman kantor. Sehingga akan ada banyak kelompok pertemanan yang kita miliki.

Tidak Harus Mengikuti Pemikiran Atau Selera Orang Lain Untuk Menjadi Asik Dalam Tongkrongan
Dan banyak terjadi di dalam kelompok pertemanan. Yang dimana setiap orang atau setiap kelompok memiliki standar gaul yang berbeda. Standar nyaman, standar nakal yang berbeda. Mungkin di kelompok teman SMA anda, jika saat berkumpul, kegiatan merokok di anggap terlalu mainstream. Karena di antara mereka tidak ada yang merokok. Sehingga anda juga pasti akan beradaptasi dengan itu. Tapi di kelompok pertemanan rekan kerja anda, rokok, alkohol adalah hal yang biasa bahkan menjadi rutinitas saat berkumpul. Tapi anda tidak merokok atau minum. Bukan berarti anda harus mengikuti itu kan untuk bisa masuk dalam kelompok itu. Seperti, jika anda ngerokok dan minum alkohol silahkan, pun kalau tidak ya sudah tidak apa-apa. Itulah pertemanan yang baik. Tapi tidak baik jika anda atau mereka memaksakan diri anda untuk harus ikut merokok dan minum alkohol untuk menghormati yang lain, atau untuk bisa membaur. Tidak selamanya mengikuti tradisi kelompok menjadi keharusan untuk terlihat asik dalam tongkrongan.

Tidak Ada Yang Menjadi Dominan Atau Mendapatkan Hak Spesial
Dan dalam kelompok pertemanan, semua akan terlihat dan menjadi sama saja di dalam kelompok. Tidak ada yang dibuat spesial, tidak ada yang di bedakan, di rendahkan atau ditinggikan. Semua akan sama derajat nya di dalam tongkrongan. Mau seperti apa pun background keluarga kalian, atau sebanyak apa harta yang kalian miliki, atau apa jabatan anda, dari mana asal anda. Namanya sudah masuk dalam satu kelompok pertemanan, semua itu sama dan harus di perlakukan sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *