Hal Yang Spesial Dari Hubungan Kakak Adik Yang Sering Kita Lupakan

Sebagai anak bontot, atau anak yang paling kecil di rumah, memang rasanya menyenangkan. Rasanya kita memiliki beberapa privilege sebagai seorang anak bungsu. Karena kita pasti akan lebih dimanjakan daripada yang lain. Walaupun begitu, tetap, menjadi anak bungsu itu, tidak selamanya menyenangkan. Tidak selamanya menjadi anak bungsu itu adalah sebuah kelebihan dan kenikmatan. Karena ada juga duka yang dirasakan sebagai anak paling bungsu. Dan saya yakin untuk setiap anak di rumah, baik dia anak tertua, dia anak tengah atau bungsu memiliki job desk dan tanggung jawab yang berbeda-beda. 

Hal Yang Spesial Dari Hubungan Kakak Adik Yang Sering Kita Lupakan

Mereka memiliki tanggungan yang berbeda-beda juga di setiap saat. Mereka tidak bisa dipaksa untuk bisa merasakan bagaimana penderitaan atau kesusahan menjadi seorang kakak, anak tengah atau anak bungsu. Karena mereka sudah memiliki porsi masing-masing. Itu juga diimbangi dengan kesenangan yang mereka dapatkan. Karena tidak mungkin seseorang hanya mendapatkan luka saja, hanya mendapatkan penderitaan saja. Pasti juga ada yang baik-baiknya. Misalnya ada rasa bahagia saat  si adik perhatian pada si kakak, atau sebaliknya.  Mereka memiliki cara mereka sendiri dalam berkomunikasi. 

Setiap kakak beradik, mereka memiliki cara sendiri dalam mengekspresikan rasa sayang mereka. Mereka memiliki caranya sendiri dalam mengungkapkan rasa sayang mereka pada kakaknya. Entah dengan cara memberikan perhatian atau memberikan barang. Dan itu ada masanya. Walaupun kadang memang sebagai kakak akan ada perasaan harus menjaga sikap, menjaga wibawa, dan sebagai adik, ada sikap manja nya. Ada sikap keras kepala. Tapi itu yang menyenangkan. Itu yang sangat seru. 

Jadi mau bagaimanapun kita kesel atau marah dengan anggota keluarga kita. Percaya, tetap akan ada perasaan kasih di antara itu semua. Tetap ada perasaan sayang. Karena itu tidak bisa dibohongi. Dan itu adalah yang paling penting yang harus terus kita ingat. Dalam keadaan apapun. Dalam hal apapun. Kita harus ingat bahwa semarah-marahnya saudara, sekesal-kesalnya saudara, di hati kecilnya mereka akan tetap saling mengasihi, dan saling mengkhawatirkan satu sama lain. 

Orang Depresi Bisa Menjadi Seseorang Yang Tidak Bertenaga Dan Hambar

Saat orang depresi, ada beberapa gejala yang bisa kita rasakan. Ada beberapa gejala umum yang dialami oleh orang yang merasa depresi, atau yang sedang depresi. Dan beberapa gejala umum yang bisa dialami dan dirasakan oleh beberapa orang atau penderita. Gejala umum dari orang depresi adalah mengalami kekosongan. Mereka merasa ada yang kosong, mereka merasa ada yang hilang dari mereka. Mereka sering bengong, sering melamun, dan memiliki tatapan kosong. Seperti tidak ada harapan hidup. 

Orang Depresi Bisa Menjadi Seseorang Yang Tidak Bertenaga Dan Hambar

Pun mereka sedang tertawa, akan terasa berbeda dari senyumnya. Jika kalian adalah seorang perasa maka kalian akan merasakan perbedaannya, kalian akan merasakan betapa besar perbedaannya, kalian akan merasakan dia senyum tapi itu dipaksakan. Terasa sekali ada sesuatu yang ditahan. Ada sesuatu yang disimpan, ada hal yang disembunyikan. Sehingga terasa sangat berbeda. Memang saat orang sedih dan depresi, itu tidak bisa di tutupi. Tidak bisa dibohongi. Pasti akan kelihatan. Auranya pun akan sangat berbeda. Jika kalian benar-benar merasakannya kalian akan tahu seperti apa itu.

Orang yang sedang sangat-sangat depresi, orang yang sedang dalam titik terendahnya. Sedang dalam kesedihannya, mereka bisa sampai mati rasa. Mati rasa dalam hal mereka tidak bisa merasakan rasa sakit baik itu psikis atau fisik. Rasanya hambar. Bisa sampai seperti itu. Bahkan saat orang menamparnya pun tidak akan ada rasanya. Orang bisa sampai sebegitunya saat sedang benar-benar depresi. Sehingga kita tidak bisa menyepelekan hal tersebut karena memang depresi itu memang sangat-sangat memberikan pengaruh yang besar. Baik itu ke diri sendiri maupun orang yang ada disekitar kita. 

Orang yang sedang depresi pun bisa mengalami kesulitan dalam melakukan beberapa aktivitas, seperti aktivitas sehari-hari itu akan terasa sangatlah sulit untuk dilakukan. Terasa sangatlah rumit. Untuk makan, mandi, bergerak rasanya sulit dan bisa sampai kita kehilangan keseimbangan badan. Dan kita bisa sampai lupa apa yang harus kita lakukan. Kita bisa sampai lupa apa yang sudah kita lakukan, dan bisa se skip itu.

Memang Untuk Mempertahankan Menjadi Orang Jujur Itu Tidak Akan Pernah Mudah

Memang tidak mudah saat kita menjadi orang jujur. Saat kita menjadi orang jujur, kita harus bisa teguh dengan pendirian kita dengan apa yang kita lakukan. Apa yang kita pertahankan. Kita harus menjaga itu, kita harus bisa mempertahankan argumen kita meskipun banyak orang yang berusaha menjatuhkan kita, berusaha menghancurkan kita bahkan membasmi kita. Kita harus siap akan itu. Harus siap dibenci oleh banyak orang. Karena banyak orang suka hidup di kebohongan. Banyak orang senang dengan banyak hal yang palsu. 

Memang Untuk Mempertahankan Menjadi Orang Jujur Itu Tidak Akan Pernah Mudah

Banyak orang yang sudah tahu jelas bahwa itu tidaklah baik. Banyak orang yang sudah tahu jelas itu tidak benar. Banyak orang yang sudah jelas tahu itu kebohongan tapi mereka tetap melakukannya tetap mempercayainya, ya itu bukan karena mereka bodoh. Tapi mereka sudah nyaman dengan hal tersebut. Banyak sekali orang pintar yang tinggal di atas kebohongan. Banyak sekali orang jenius yang cerdas yang tinggal di lingkungan yang penuh dengan kebohongan dengan kepalsuan, dengan kepura-puraan, mereka tahu itu, dan mereka nyaman dan mereka terus melanjutkannya. Itu bukan karena mereka bodoh, tapi karena itu sudah menjadi pilihan mereka. Mereka sudah nyaman dengan itu.

Dan itu kenapa sulit sekali menjadi orang jujur. Karena saat menjadi jujur, orang harus melewati hidup yang begitu keras karena harus menghadapi banyak sekali orang yang tidak sependapat dengan mereka. Harus menghadapi orang-orang yang ingin mengajak mereka bekerja sama untuk menjadi dan melakukan hal yang jelas yang jelas salah. Yang memang nikmat tapi itu jelas tidak benar. Jadi itu lah yang akan menjadi cobaan besar untuk kita orang yang ingin berusaha untuk terus menjadi orang jujur. Apakah kita bisa akan mempertahankan pendirian kita itu?

Orang yang sudah dewasa pun, orang yang sudah berpengalaman pun tetap masih sering menghadapi kejadian dan masalah yang serupa seperti ini. Jadi memang ini adalah hal yang sangat-sangat susah dilakukan. Akan ada banyak rintangan. Tapi jika kalian memiliki hati yang cukup untuk kuat melakukan semua itu, tidak ada salahnya untuk itu, untuk mencoba, sehingga kalian bisa merasakan nya secara langsung bagaimana rasanya.

Pentingnya Mengontrol Sebuah Emosi Agar Tidak Membahayakan

Mungkin kalian melihat orang yang emosi adalah hal biasa. Orang pemarah itu adalah hal biasa. Takut mungkin iya, tapi lama kelamaan akan menjadi sesuatu yang biasa. Karena semakin terbiasa. Tapi walaupun kita sudah menjadi terbiasa akan hal itu, tetap bukan berarti kita membiarkan orang tersebut terus menerus emosi. Kita juga perlu turut membantu orang tersebut untuk kendalikan emosinya. Karena emosi yang tidak terkontrol bisa memicu banyak hal buruh dan juga beberapa penyakit. Dan itu berdampak panjang. 

Pentingnya Mengontrol Sebuah Emosi Agar Tidak Membahayakan

Mungkin beberapa orang berpikir itu berlebihan. Mungkin beberapa orang berpikir kita terlalu jauh berpikir. Tapi itulah faktanya. Kita pun harus menerangkan kepada mereka kenapa bahaya jika kita tidak mengontrol emosi kita. Karena siapa saja bisa jadi korban emosi kita. Entah diri sendiri atau orang lain. Dan itu akan sangat disayangkan jika itu sampai menyakiti diri kita, apalagi merugikan orang lain. Jadi ambillah bagian dari itu, jadilah bagian untuk mengubah seseorang menjadi lebih baik. 

Itu tidak akan memberikan mu kerugian juga. Dari emosi yang tidak terkontrol itu bisa membuat kerugian bagi diri sendiri juga orang lain. Untuk orang lain dengan cara, kita bisa sampai mengeluarkan kata-kata yang tidak baik, kata-kata yang keterlaluan, sehingga bisa menyakiti hati serta mentalnya. Dan itu bisa membuat hidup seseorang berubah. Dan kedua, kerugian pada diri sendiri, kita mengeluarkan banyak energi, dan semakin sering itu terjadi, itu bisa membuat beberapa bagian dalam tubuh mengalami gangguan. Karena pekerjaan mereka menjadi tidak terkendali karena kita yang sebentar-sebentar marah. 

Karena saat kita marah, semua bagian tubuh kita akan aktif, organ dalam semua akan bekerja lebih cepat karena detak jantung yang cepat membuat darah dipompa semakin cepat ke seluruh area tubuh dan itu membuat semua organ tubuh harus bekerja lebih cepat. Dan jadinya bisa terjadi masalah sewaktu-waktu. Seperti sistem komputer yang sewaktu-waktu bisa ada error. Dan begitu juga dengan tubuh manusia. Jadi kita tidak boleh menyepelekan sifat yang mudah marah. Karena dampak buruknya bisa menyebar kemana-mana, tidak hanya pada dirimu atau orang lain.

Lakukan Dengan Cara Berbeda Jika Ingin Hasil Yang Beda Juga

Kadang kita menginginkan mendapatkan suatu hasil. Sehingga kita berusaha keras untuk melakukan yang terbaik sebisa kita, melakukan dengan tulus hati tapi pada akhirnya, hasilnya tidak sesuai keinginan kita. Tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Dan itu membuat kita sedih dan kecewa. Dan berpikir apa yang salah. Padahal kita sudah melakukannya dengan maksimal. Padahal kita sudah melakukannya dengan tulus hati. Tapi kenapa masih bisa terjadi seperti ini? Kenapa masih tidak sesuai dengan perkiraan kita? 

Lakukan Dengan Cara Berbeda Jika Ingin Hasil Yang Beda Juga

Ada rasa kesal dalam diri. Sehingga rasanya apa mungkin ini bukan jalan kita. Apakah memang ini bukan keinginan Tuhan pada kita. Apakah memang kita tidak memiliki bakat disini. Sehingga meskipun kita sudah melakukan yang terbaik dan maksimal. Masih rasanya tetap kurang. Tetap terasa tidak lengkap, dan gagal terus menerus. Perasaan putus asa semua memenuhi pikiran kita. Tapi di hati kecil, kalian masih optimis untuk bisa berhasil. Masih optimis untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih. Seperti rasanya ada kok cara untuk bisa membuat hasil akhirnya menjadi seperti yang kita inginkan. Rasanya ada caranya, dan bisa. Kita hanya yang belum tepat melakukannya. 

Jadi kita masih ada keinginan untuk mencobanya. Ya, harusnya begitu. Semua orang pasti akan mengalami kegagalan. Walaupun ada juga orang bisa langsung berhasil. Tapi tidak banyak. Dan itu pun tidak di setiap waktu. Pasti ada beberapa saat di beberapa kesempatan, mereka juga gagal. Bahkan gagal berkali-kali, lebih banyak dari yang kita bayangkan. Tapi mereka tetap bisa berhasil pada akhirnya. Intinya jangan pernah menyerah. Sekali gagal, dua kali gagal, bukan berarti kita tidak berjodoh dengan hal tersebut. Bukan berarti kita tidak disitu adanya, bakatnya, talentanya. Tapi kadang memang cara yang kita lakukan belum tepat saja. 

Jadi jangan menyerah, jangan cepat putus asa. Saat kalian memiliki impian yang besar dan kalian rasanya ingin sekali mendapatkan itu, atau sampai ke tahap itu. Ya lakukan, jangan putus asa. Setiap gagal, angkat lagi kepalamu, dan terus mencoba. Coba dengan cara lain. Ganti cara yang kalian lakukan. Jangan lakukan hal yang sama. Buat perbedaan disana, sehingga hasil yang akan didapat pun akan berbeda. 

Menikmati Masa Ini Fase Ini Jangan Terburu-Buru Untuk Fase Berikutnya

Semua orang akan menjalani sebuah proses pertumbuhan. Dimana akan bertumbuh dari masa anak-anak, menjadi remaja, menjadi dewasa, dan menjadi tua. Dan itu akan berjalan terus menerus seperti itu. Sehingga semua orang akan melewati masa itu, melewati fase itu. Dan semua ada momennya. Ada saatnya. Jadi kita tidak usah terburu-buru. Jalani saja sewajarnya. Jalani apa adanya. Jangan terlalu terburu-buru seperti akan mengejar akan sesuatu. Nikmati setiap fase yang akan kalian lalui. 

Menikmati Masa Ini Fase Ini Jangan Terburu-Buru Untuk Fase Berikutnya

Semua fase memiliki keunikan, keseruan, dan tantangannya masing-masing. Dan semua orang akan ada waktunya untuk menghadapi untuk mengalami hal tersebut. Dan saat kalian berada di fase tersebut, kalian akan mengerti dan memahami apa yang membuat hal tersebut terasa spesial. Kenapa fase tersebut terasa sangat seru. Jadi dimana pun fase yang kalian sedang jalani, ya nikmati itu. Dan rasakan dengan saksama setiap sensasi yang ada di fase tersebut. Jangan terburu-buru untuk ingin merasakan bagaimana jika nanti berada di fase lainnya. Misalnya bagaimana rasanya menjadi orang dewasa. Bagaimana rasanya saat menjadi tua. Ingin segera ke tahap dewasa. 

Jangan pikirkan hal itu. Fokus saja dengan apa yang kalian jalani sekarang. Dan petik apa yang perlu kalian petik dari kejadian hari ini, dari masa ini. Karena kalian tidak akan bisa kembali lagi di masa ini. Jadi jangan sampai kalian menyesali di waktu kedepan. Kalian hanya perlu menikmati dan mengikuti apa yang akan terjadi hari ini. Jangan terlalu khawatir akan masa depan. Paling penting bagaimana cara kalian menjalani hari ini. Bagaimana kalian pelajari masa ini dan menjadikannya pelajaran dan momen yang indah untuk kalian kenang nantinya. Untuk kalian ingat di masa tua nanti. Karena saat kalian tua, momen-momen inilah yang akan kalian rindukan. 

Pun jika kalian merasa lelah, lesuh dengan segala kegiatan yang kalian lakukan sekarang, kalian merasa kecewa dengan apa yang sudah kalian usahakan tapi hasilnya tidak memuaskan. Tidak membuat kalian happy. Tidak seperti yang kalian harapkan. Kalian merasa sedih karena orang lain tidak mengerti atau menghargai usahamu, inisiatif yang sudah kalian lakukan. Ya nikmati semua itu. Karena nantinya saat kalian tua, hal itu, perasaan itu yang akan kalian rindukan. 

Banyak Nilai Hidup Yang Perlu Kita Pelajari Dari Anak Kecil

Banyak hal yang ada pada anak kecil yang bisa menjadi suatu pelajaran bagi kita. Tidak selamanya kita harus belajar dari orang tua, orang dewasa karena mereka telah memiliki segudang pengalaman. Tapi ternyata ada juga banyak hal yang bisa kita pelajari dari anak kecil. Dan kita hanya bisa dapati itu dari anak kecil. Misalnya cara mereka menikmati hidup, mereka menikmati hidup dengan apa adanya. Seadanya, tanpa harus bertele-tele.

Banyak Nilai Hidup Yang Perlu Kita Pelajari Dari Anak Kecil

Anak kecil pun mereka mudah membuat teman. Tanpa harus menjadi orang lain, dengan ketulusan hati nya saja, mengajak anak lainnya bermain, merek bisa bermain bersama. Mereka bisa menikmati permainan yang sama tanpa harus berakting menjadi orang lain. Atau harus memenuhi beberapa persyaratan dulu. Dan tidak butuh alasan untuk bisa berteman. Karena anak kecil, mereka lihat siapa pun itu, anak-anak yang seukuran dengannya, dia bisa mengajaknya bermain, mengajak untuk berteman, tanpa harus memikirkan, dia siapa. Siapa orang tuanya, siapa dekingan nya. 

Tidak ada pikiran seperti itu. Sehingga tidak membutuhkan alasan untuk mereka mendapatkan teman, dan untuk berteman. Tapi kita sebagai orang dewasa sering sekali melakukan itu. Dimana kita masih sering harus berpura-pura menjadi orang lain dulu agar bisa diterima di suatu kelompok pertemanan, atau sebaliknya. Atau kita masih sering melihat latar belakang seseorang dulu, baru bisa diajak menjadi teman. Jika orangnya tidak ada hal yang spesial, tidak ada yang bisa dimanfaatkan, maka tidak mau berteman. Merasa tidak sekelas. Bukannya ini tidak baik. Dan bahkan jauh dari kata baik. Toh kita berteman dengan orangnya bukan dengan apa yang ada dibelakangnya. Jadi kita bisa belajar banyak dari anak kecil, soal pertemanan. Memang mungkin rasanya memalukan, masa iya kita belajar dari anak kecil. 

Tapi itu kenyataannya. Anak kecil tidak mencari alasan untuk berteman, tidak seperti kita semakin dewasa, semakin mencari alasan untuk bisa berteman dengan seseorang. Kita sering kali mencoba mencari apa value dari orang itu, sehingga kita pantas berteman dengannya. Jika tidak ada, skip. Kalau ada, baru dijadikan teman. Itu bukti nyata bahwa kita harus belajar banyak dari anak kecil. 

Jodoh Tidak Ada Yang Pernah Tahu, Manusia Hanya Bisa Menjalaninya

Jodoh memang tidak ada yang tahu. Kadang kita sudah membuat sekian rupa perencanaan. Kita sudah memilih orangnya, dan kita sudah memikirkan akan menikah dengannya, akan memiliki masa depan dengannya. Akan seperti apa kedepan dengannya. Bagaimana nanti saat acara nikahan. Kalau sudah menikah ingin seperti apa, banyak sekali yang sudah kita pikirkan. Sudah banyak sekali yang klta atur, dan kita rencanakan. Tapi kembali lagi, kita hanya bisa merencanakan. Tapi yang akan mengatakan itu bisa terjadi atau tidak adalah yang di Atas.

Jodoh Tidak Ada Yang Pernah Tahu, Manusia Hanya Bisa Menjalaninya

Banyak kejadian pasangan sudah sangat yakin akan pilihan mereka, akan apa yang sudah mereka rencanakan. Mereka sudah pikirkan banyak hal yang sudah sangat jauh. Bahkan ada yang sudah foto pre-wedding. Ada yang sudah tinggal menunggu hari H. tapi bisa saja gagal. Entah karena alasan internal atau eksternal. Dan semua itu tidak ada yang tahu. Jadi mau seindah apa pun kita rencanakan kedepan. Tetaplah menggunakan kepala dingin. Tetap dengan kehati-hatian. Jangan tergesa-gesa. Karena semua yang terlalu terburu-buru itu tidaklah baik. Tetapkan pilihan kalian. Tetapkan keinginan kalian. Sehingga kalian tidak akan salah langkah. 

Ada-ada saja yang menjadi penghambat akan anda menuju hari H. dan itulah baru dibilang, jika bukan jodoh, maka tidak akan bersatu. Sehingga ada-ada saja yang terjadi sampai hari H. banyak kejadian seperti ini, bahkan mungkin ada sebagian orang-orang sekitarmu. Ada yang sudah tunangan, tapi malah berakhir. Dan yang paling tahu adalah kedua orang tersebut. Tapi apa pun pilihan mereka, kita cuman bisa mengharapkan yang terbaik. Dan biarkan itu menjadi pembelajaran untuk kita agar kita tidak terburu-buru. Agar kita tidak mengalami hal serupa. Karena rasanya sangat menyakitkan, dan itu bisa mengubah banyak hal yang ada dalam diri pasangan tersebut. Mereka akan menjadi sosok yang berbeda. Dengan pandangan yang berbeda pula. Karena itu akan sangat membekas bagi mereka. Dan mereka yang paling tahu harus seperti apa. Jadi jika mereka sudah memutuskan seperti itu, berpisah, ya itu adalah pilihan terbaik mereka.

Jangan Menikah Jika Alasannya Karena Keterpaksaan 

Banyak orang memandang bahwa pernikahan itu adalah suatu jenjang yang harus dilewati oleh semua manusia. Tapi sebenarnya tidak. Menikah adalah pilihan, bukan keharusan. Masih banyak orang yang berpikir bahwa menikah itu harus. Harus memberikan keturunan, harus ada pasangan. Semua itu harus. Tidak. Coba kita melihat dengan pandangan yang lebih terbuka. Pernikahan adalah suatu fase yang cukup tinggi, dimana untuk menjalaninya tidaklah mudah, dan jika kalian sudah menikah, kalian sudah memiliki tanggung jawab yang besar. Apakah kalian mampu?

Jangan Menikah Jika Alasannya Karena Keterpaksaan 

Jadi kita tidak bisa paksakan orang yang tidak siap untuk menikah, harus menikah, itu sama saja kita menghancurkan masa depan orang. Untuk apa menikah, kalau diri nya tidak siap dan akhirnya malah pernikahan mereka berhenti di tengah jalan dan menjadikan itu trauma bagi kedua belah pihak. Ya untuk apa. Cobalah untuk berpikir lebih jernih. Pernikahan adalah pilihan. Kita tidak bisa memaksakan orang lain untuk menikah, hanya karena sudah umurnya, sudah saatnya. Apakah kalian bisa menjamin saat dia menikah dia akan bahagia? JIka kalian bisa memastikan itu, ya lakukan. Jika tidak, buang jauh-jauh pikiran untuk memaksakan orang untuk menikah. 

Karena pernikahan itu bukanlah hal yang mudah, seperti pacaran. Yang habis menyatakan cinta, jika dianya memberikan respon baik ya jalan. Dan kalau ada masalah, dan rasa tidak cocok putus. Tidak seperti itu. Pernikahan bukanlah hal yang main-main. Jadi pastikan kalian menikah karena kalian sudah siap, jangan karena keterpaksaan. Seperti sudah saatnya, sudah umurnya untuk menikah. Karena pada akhirnya kalian sendiri yang akan menjalani hubungan pernikahan tersebut. Bukan orang yang mengomentari kenapa belum menikah-menikah,

JIka tidak siap, jangan paksakan. Jika sudah siap ya lanjutkan. Pastikan kalian sudah mendapatkan pasangan yang tepat. Pastikan pasangan anda adalah yang anda butuhkan, yang anda inginkan. Karena dialah orang yang akan bersamamu saat kalian sedih atau senang, saat susah atau sedang bahagia. Dialah orang yang akan ada di sampingmu, yang memberikan support dan rasa nyaman untukmu. 

Jadilah Netizen Cerdas Dengan Tidak Menerima Informasi Mentah-Mentah

Ini saatnya kita belajar untuk tidak menilai orang dari penampilannya, dari cerita orang. Karena semua itu tidak akurat. Jika kita ingin mengetahui seperti apa orang tersebut. Seperti apa karakternya, ya cari tahu secara langsung. Ngobrol dengan orang tersebut. Pastikan secara langsung, sehingga kalian bisa mendapatkan jawaban yang valid. Tidak hanya dari mulut orang yang bersangkutan, tapi kalian bisa menilai sendiri, benar atau tidak. Daripada kalian harus diam-diam stalk orang tersebut di berbagai media sosial, dan mendengar cerita orang.

Jadilah Netizen Cerdas Dengan Tidak Menerima Informasi Mentah-Mentah

Karena hasilnya selalu keliru. Selalu ada bagian yang diputar balikkan faktanya. Karena tidak ada satu pun orang di dunia ini yang benar-benar disukai oleh semua orang. Setiap orang pasti ada hatersnya. Ada saja orang yang tidak suka. Entah karena ada masalah pribadi, ada iri hati, atau adapun orang membenci seseorang hanya karena mendengar cerita nya dari orang lain. Dan hal yang seperti ini yang meresahkan. Bagaimana bisa seseorang bisa membenci duluan, padahal kenal saja belum, hanya karena mendengar cerita dari orang. Ini merupakan salah satu tindakan yang bodoh.

Untuk itu, kita sebagai netizen yang baik dan berakal budi, cobalah untuk berpikir panjang. Coba untuk menjadi orang yang memiliki pendirian. Jangan mudah digoyahkan. Jangan mudah percaya pada berita atau informasi yang tidak jelas sumbernya dan tidak bisa dibuktikan kebenaran dari berita tersebut. Jadilah netizen yang cerdas. Pun jika informasi yang disampaikan tampak sangat meyakinkan. Tapi tidak ada bukti nyata, tidak ada yang bisa menunjukkan itu bahwa memang benar. Ya anda bisa konfirmasi secara langsung kepada orang yang bersangkutan. Sehingga tidak ada yang abu-abu. Dan itu akan lebih jelas.

Jangan karena ketidak sukaan seseorang, dan saat dia menyebarkan ujaran kebencian, dan banyak orang menjadi percaya. Dan akhirnya orang yang bersangkutan menjadi rugi, karena dia tidak tahu apa-apa. Tidak ada satupun orang yang mengkonfimasi informasi tersebut langsung kepadanya. Dan ini tidaklah baik. Jangan sampai hal tersebut terjadi pada anda.

Kegalauan Dan Kesusahan Orang-Orang Dalam Menghadapi Dan Menjalani Virus Covid-19

Banyak orang mengeluhkan mengalami kerugian selama terjadinya covid-19 ini. Dan rasnya semua orang mengalami kerugian. Baik dari kalangan bawah, sederhana bahkan kalangan atas. Banyak kalangan bawah mengatakan bahwa kalangan atas masih enak karena memiliki banyak uang. Sehingga terjadinya kasus covid-19 ini, mereka orang-orang kalangan atas masih memiliki simpanan, dan mereka masih memiliki cukup uang untuk bertahan hidup. Untuk melanjutkan hidup. Sedangkan orang kalangan bawah. Harus mengalami banyak sekali kesusahan. Bahkan mereka harus memutar otak bagaimana harus bertahan hidup hari ini. Harus makan apa hari ini.

Kegalauan Dan Kesusahan Orang-Orang Dalam Menghadapi Dan Menjalani Virus Covid-19

Tapi perlu kita ketahui dengan terjadinya covid ini. Yang mengalami kerugian tidak lah hanya masyarakat kalangan bawh tapi juga lapisan masyarakat bagian atas. Para pengusaha sekalipun. Mereka juga mengalami kesusahan di masa covid ini. Walaupun tampaknya mereka masih bisa bertahan hidup. Mereka masih bisa makan, dan masih bisa bekerja. Tapi itu bukan berarti mereka okey saja selama masa covid ini. Mereka juga mengalami kesusahan. Dengan berkurangnya pelanggan. Banyak usaha mereka anjlok karena kurangnya pembeli. Banyak orang semakin berhemat.

Sehingga banyak yang mengalami penurunan usaha mereka. Sehingga tidak sedikit pengusaha yang terjerat hutang, karena harus menutupi kerugian mereka. Dimana mereka harus tetap menggaji pegawai, karyawan mereka di tengah penurunan usaha mereka. Sehingga banyak pengusaha melakukan PHK kepada para pegawai dan karyawan mereka. Hal itu tidaklah mudah bagi mereka untuk melakukan hal itu. Karena PHK pun tidak sekedar memecat dan selesai. Tapi sebelum mereka memecat atau melakukan PHK, mereka harus membayar 1 kali gaji dari para karyawan.

Sehingga hal tersebut membuat mereka harus merogok kocek lebih banyak. Dan itu membuat beberapa pihak harus berhutang untuk bisa menggaji orang-orang mereka. Memang, alhasil, banyak orang harus kehilangan pekerjaan mereka selama masa covid ini. Sehingga orang-orang semakin bingung harus mencari uang dimana lagi. Dimana lagi mereka harus menghasilkan uang. Dan harus bertahan hidup. Dan banyak yang harus berpikir, bagaimana cara untuk bisa makan hari ini.